Escapist II
Apabila kau mampu
menikam hatinya
Maka sempurnalah
pula penderitaanku
Setetes darah
mengertap di lubuk luka
Dan matamu begitu
pejam seolah tak mengaku
Mungkin bagimu
cinta hanyalah propaganda
Sebagai batu
loncat ke lain jiwa
Sementara kau
berpaling pada setapak ini
Yang begitu
terjal dan berduri
Sebaiknya tak
kuterima proposal itu
Selama kita masih
begitu menimang harga diri
Sehingga dalam
obituari cintamu nanti
Tak kan pernah
lagi tertulis namaku
(Escapist: 08:04) |