Welcome to Nevermaya.... The most Poetic site in Indonesia  
 

Nevermaya

Enigma

Escapist

Etalase

 

 
Trilogi Pertama

Metafora cangkir kopi

Dua Garis Paralel

Escapist I

Escapist II

 

 

Escapist II

 

Apabila kau mampu menikam hatinya

Maka sempurnalah pula penderitaanku

Setetes darah mengertap di lubuk luka

Dan matamu begitu pejam seolah tak mengaku

 

Mungkin bagimu cinta hanyalah propaganda

Sebagai batu loncat ke lain jiwa

Sementara kau berpaling pada setapak ini

Yang begitu terjal dan berduri

 

Sebaiknya tak kuterima proposal itu

Selama kita masih begitu menimang harga diri

Sehingga dalam obituari cintamu nanti

Tak kan pernah lagi tertulis namaku

 

 

(Escapist: 08:04)

 
 
 
 
 
 
©2004 VirKill
 
1