Enclave
Lihatlah noda yang tertoreh di
jilbabmu, ina
Diantara riuh
gelak tawa mereka yang begitu buta
Sementara
paradigma dalam gengaman tak mampu menentukan
Mana yang benar…mana
yang bukan
Lantas
lihat pula sepetak tanah dibawah langkahmu
Kan kau rasakan
betapa segala kenangan tak pernah berlalu
Izinkan aku
bertanya…
Harga dirimu itu
telah kau jual berapa?
Pencarianmu
hanyalah sia-sia bila topeng itu tak pernah terbuka
Maka inilah
saatnya untuk kembali berlari
Dan selami
dalamnya air matamu sendiri
Lubuk itu pasti
manis terasa
Seperti hari
dimana segalanya bermula
Suatu saat nanti
kau akan kembali bersinar
Ketika mereka
tersadar, bahwa segalanya
Kembali terasa
begitu…
asing…
(Nevermaya:
01:03)
|