Welcome to Nevermaya.... The most Poetic site in Indonesia  
 

Nevermaya

Enigma

Escapist

Etalase

 

 
Trilogi Pertama

Metafora cangkir kopi

Dua Garis Paralel

Escapist I

Escapist II

 

 

Metafora secangkir kopi

 

Masih tersimpuh dengan nafas nafas tak utuh

Ketika pekatnya suasana samarkan tangis

Namun manisnya serasa tawarkan tawa

 

Mari berkaca selayaknya orok tak mengenal dosa

Wajah suram yang selalu terlihat lebih indah

Sembunyikan aliran aliran bermuara

Pada setiap nafas tersisa

 

Untuk terakhir kalinya pahit menghadang

Menjelang sinar tak lagi diharapkan

Sementara mimpi masih kuat untuk kembali

 

Tanyakan padaku,

Apakah kita sepakat malam ini untuk berhenti terjaga,

dan berharap esok takkan pergi dari kita?

 

 

(Escapist: 02:04)


 
 
 
 
 
 
©2004 VirKill
 
1