8. DigiCash Ecash

Deskripsi

Digital cash tak berbeda dengan uang yang kita kenal sehari-hari, hanya saja dalam bentuk elektronik. Uang elektronik ini dapat dibeli dari bank tertentu yang menerbitkannya. Berbeda dengan sistem pencacatan uang elektronik pada CyberCash, skenario yang disodorkan oleh DigiCash [Digi 97], secara elektronik memang benar-benar memindahkan ‘kepingan’ uang elektronik dari satu dari satu tempat ke tempat lain. DigiCash membaptis uang elektroniknya dengan nama ‘Ecash’. Skenario uang elektronik yang ditawarkan DigiCash menggunakan protokol seperti yang diterangkan dalam bab 3, yakni tentang uang elektronik. DigiCash b.v. adalah perusahaan yang didirikan oleh David Chaum - bapak uang elektronik - untuk mengembangkan uang elektronik ini. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan DigiCash, Inc. yang berpusat di Amerika Serikat.

Perangkat Lunak

Untuk menggunakan Ecash, konsumen akan harus men-download perangkat lunak gratis dari DigiCash, yang juga disebut wallet. Dengan wallet yang sama tersebut konsumen dapat menerima pembayaran dan melakukan pembayaran.

Alur Transaksi

Gambar 5.27. Diagram topologi transaksi Ecash

  1. Konsumen harus mengambil Ecash dari bank terlebih dahulu. Konsumen dapat memiliki Ecash tersebut dengan cara mendebitnya dari rekening banknya atau membelinya dengan kartu kredit. Koin elektronik (Ecash) itu akan di-download ke dalam hard disk komputer konsumen. Setiap koin memiliki nilai tertentu. Koin-koin dengan nilai nominal tertentu dimasukkan ke dalam komputer konsumen secara otomatis, sehingga konsumen tidak perlu menentukan pecahan-pecahan mana yang perlu di-download. Bahkan, jika kekurangan uang kecil, perangkat lunak Ecash akan menginstruksikan lagi agar konsumen menghubungi bank guna menukar koin.

Gambar 5.28. Pengambilan Ecash dari bank

  1. Setelah konsumen memiliki Ecash di hard disk-nya, konsumen dapat dengan segera berbelanja. Setelah berbelanja di toko pedagang, konsumen akan ditagih oleh pedagang. Perangkat lunak Ecash konsumen akan mengambil koin-koin sejumlah yang diminta pedagang. Koin itu kemudian diambil dan dihapus dari hard disk konsumen.

Gambar 5.29. Permintaan pembayaran Ecash dari pedagang

  1. Ketika koin-koin itu diterima oleh pedagang, perangkat lunak pedagang langsung membawanya ke bank untuk memeriksa keabsahan Ecash dari konsumen.
  2. Sebenarnya, proses otentikasi tidak dilakukan di bank pedagang, namun bank pedagang melalui jaringan perbankan akan melakukan otentikasi ke bank konsumen. Jika nomor seri Ecash tersebut belum ada dalam daftar nomor seri uang yang telah diterima oleh bank sebelumnya, maka koin itu dianggap sah. Lantas bank dapat mengkredit rekening bank milik pedagang.

Gambar 5.30. Penerimaan pembayaran Ecash dari seseorang

  1. Bank memberitahukan kepada pedagang hasil otentikasi Ecash yang diserahkan tadi.
  2. Setelah mendapatkan kepastian keabsahan dari bank, pedagang harus melaksanakan kewajibannya kepada konsumen.
  3. Konsumen pun sebenarnya dapat melakukan pembayaran peer-to-peer dengan orang lain yang juga menggunakan perangkat lunak wallet yang sama. Tak berbeda dengan cara konsumen membayar di toko pedagang, sang penerima juga perlu memeriksa keabsahan Ecash yang diterimanya. Penerima memiliki pilihan untuk tidak saja menyetor Ecash itu ke dalam rekening banknya, namun setelah pemeriksaan keabsahan, penerima dapat meminta kembali bank uang digital sejumlah uang digital yang disetorkannya guna disimpan di dalam hard disk milik sang penerima uang itu.

Gambar 5.31. Diagram alur data transaksi Ecash

Klasifikasi

Meskipun konsumen dapat menggunakan kartu kredit ataupun account yang sudah ada untuk ‘membeli’ uang elektronik dalam skenario Ecash, namun terlepas dari itu, karena pedagang mendapat pembayaran seketika, maka sistem ini tergolong sistem pembayaran pre-paid. Pemeriksaan untuk mencegah pembelanjaan ganda (double spending), dilakukan secara on-line, karena tanpa perangkat tamper-proof maka penggandaan uang elektronik sangat mudah dilakukan. Konsumen tetap anonim bahkan terhadap bank yang mengeluarkan uang elektronik, namun siapapun yang menerima dan memeriksakan Ecash tentunya akann teridentifikasi oleh bank. Sistem ini adalah sistem peer-to-peer karena konsumen dapat membayar kepada siapapun yang mau menerima uang elektroniknya, bahkan antarkonsumen. Ecash amat cocok digunakan dalam transaksi micropayments.

Keamanan dan Serangan

Kekuatan keamanan dari skenario transaksi Ecash dapat dilihat dari algoritma dan protokol yang dipergunakan. Jika konsumen berhasil merekayasa perangkat lunak wallet dari DigiCash dan berhasil menggandakan uang mereka, kejahatan mereka akan tetap bisa diketahui bank. Pedagang juga tidak bisa menggandakan uang yang hendak diotorisasi tanpa ketahuan. Jika ternyata koin elektronik itu sudah pernah diuangkan, maka akan diketahui siapa yang menggandakan.

Berbeda dengan sistem sejenis, yaitu Mondex, uang digital yang dikeluarkan oleh DigiCash ini jika ‘hilang’ (hard disk rusak) dapat diuangkan kembali, meskipun jenis transaksinya pre-paid. Penguangan kembali hanya dapat dilakukan jika konsumen sebelumnya telah melakukan backup atas Ecash yang diterimanya.

Kepercayaan dan Penipuan

Meskipun disebutkan oleh DigiCash bahwa sistem ini konsumen tidak perlu mempercayai bank karena bank tidak menyimpan informasi penting seperti informasi rekening bank, tetapi sesungguhnya harus tetap ada kepercayaan antara konsumen dengan bank. Konsumen dan pedagang harus mempercayai bank apakah bank memang benar-benar jujur saat melakukan otentikasi uang.

Pencatatan

Di sisi konsumen, pencatatan dilakukan oleh perangkat lunak wallet. Sedangkan bank yang mengedarkan uang elektronik, tentunya mencatat kepingan mana yang pernah ‘diuangkan’ atau belum.

Gambar 5.32. Pencatatan pada perangkat lunak Ecash

Penerimaan Pembayaran dan Biaya Transaksi

Pedagang akan didebit rekeningnya setelah mendapat kepastian mengenai keotentikan uang yang diterimanya. Demikian pula pada transaksi peer-to-peer, namun sang penerima uang memiliki kesempatan untuk ‘menguangkan’ kembali pembayaran tadi dengan uang beridentitas baru.

Pedagang diwajibkan untuk membayar US$5 sampai US$25 setiap bulannya, ditambah biaya 2-3% ketika menguangkan Ecash.

Prospek

Keuntungan dari skenario SPI yang ditawarkan DigiCash adalah derajat keanonimitasan yang tinggi, meskipun penerima uang akan teridentifikasi saat memeriksa Ecash.

CAFE (Conditional Access For Europe) juga mempergunakan protokol uang elektronik yang mirip dengan protokol Ecash [BBCM 94]. Penggunaan kartu chip pada CAFE ini menyebabkan transaksi dapat dilakukan secara off-line.

Kembali ke daftar isi

1