Penghayatan
seperti ini antara lain yang memotivasi PS GKIA berpartisipasi dalam
perayaan detik-detik Proklamasi di Wisma Indonesia, Kent Rd, Rose
Bay pada hari Minggu, 17 Agustus 2008. Sekalipun dalam waktu yang
sungguh mepet, warga jemaat GKIA bersungguh-sungguh melatih Lagu
Kebangsaan Indonesia Raya, lagu-lagu perjuangan Hari Merdeka,
Berkibarlah Benderaku, dan Bagimu Negri untuk bisa ditampilkan
dengan baik.
Dalam amanat yang dibacakan oleh Konjen RI
Sydney, bapak Sudaryomo Hartosudarmo disampaikan ajakan untuk tetap
dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Negara Indonesia, rasa
memiliki dan kerja keras. Bapak Konjen mengutip pidato kenegaraan
Presiden RI Bpk. Susilo Bambang Yudoyono yang mengangkat pernyataan
Bpk. Muh. Hatta ketika diadili di Den Haag, Belanda karena
memperjuangkan kemerdekaan RI.
Acara berlangsung dengan hikmat, sekalipun
udara cukup terik. Sesekali warga melirik ke arah Ahmad Dhani,
pentolan group Dewa yang kebetulan datang dan bertindak sebagai
pembaca Pembukaan UUD-1945. Cukup menggembirakan dan penuh semangat,
dan yang terpenting sebagai warga bangsa dapat memberikan sekecil
apapun untuk menjadi sumbangsih bagi bangsa Indonesia.
Dalam acara peringatan
kemerdekaan RI ini Konjen RI Sydney menyerahkan penghargaan kepada
PNS terbaik yang telah berbakti selama 20 tahun, yakni Bpk. Suraji
Radja. Acara selanjutnya adalah ramah tamah dan pemotongan tumpeng
dan makan siang.
Kontingen PS GKIA berkesempatan berphoto
bersama dengan Bapak Konjen RI Sydney, yang mengungkapkan terima
kasih dan kegembiraannya atas partisipasi GKIA.
Silahkan click
disini
untuk melihat
foto-fotonya.
|