KEPRIBEN KABARE

Edisi September 1999.

Makan Siang di rumah Davina.

Hari pertama 1-8-1999 dibuka dengan acara makan siang di rumah Davina.Ceritanya begini : No. 2 memasak makanan "rahasia" dan kami pergi kesana dgn  tanda tanya . No. 4  tanya pada No. 2 : apa masak bubur ayam ? Bukan , jawabnya. Apa babi merah dan babi putih ? Bukan  pula, jawabnya. Kemudian pertanyaan yang sama datang dari No. 5 : Jawabannya sama : Bukan.  Maka kami  pun penasaran dan datang ke rumah No. 2. Di rumahnya, ada pak Ade,  No. 2 dan Davina.Kami berbondong bondong datang ke sana : No. 4, bu Hellen, , Itop, Gladys, No.5, P. Hengky.. Ternyata makanan yang disediakan memang diluar dugaan kita semua ! Apa coba, tebak ! Sup saren  babi + so-un, makanan irisan apa ya namanya, salak Pondoh , buah papaya di taburi jeruk nipis… waduh, lezatnya. Kemudian ada juga puding karamel dan dawet ayu Purbalingga. Semuanya serba lezat. Puding karamel buatan Davina juga tidak kalah lezatnya. Bertubi-tubi para  tante itu bertanya apa resepnya puding karamel itu ? Kami sangat senang dapat mencicipi aneka rasa makanan buatan keluarga Davina itu. Sayang Arman dan Osman cuma bisa baca aja….

Pohon Salak.

Tahukah Anda bahwa No.2 sekarang "menanam buah salak " ? Buah salak itu  berbuah sepanjang tahun lo ! Hebat apa enggak ? Cara memetiknya pun cukup mudah.. Ceritanya adalah sebb : Ada penjual salak Pondoh yang berjualan di depan rumah No. 2 setiap hari. Kalau No.2 mau makan salak, tinggal panggil tukang buah salak itu, dan salak dalam kantong plastik pun segera di peroleh. Gampang, bukan ?

Jonathan di permandikan.

Hari minggu tgl 7 Agustus 1999 yl, Jonathan dipermandikan di gereja di San Fransisco. Bersama lima bayi2 lain mereka membentuk regu . Mereka melakukan bermacam2 hal. Satu di perciki air suci, yang lain juga. Satu menangis, yang lain juga. Jadi koor tangis bayi…. Gereja itu adalah gereja dimana No. 11 dan Ratna diberkati dalam pernikahan mereka.  Setelah acara resmi  selesai, tiba lah acara makan-makan: barbeque, salad itali, sate ayam dll. asyik..

Rumah Baru dari No. 9.

Tahukan bahwa No. 9 baru masuk rumah baru  di Srondol [Gombel], Semarang ? No. 9 dan Nick sangat menyukai tempat tinggal baru mereka, dan mereka benar2 sangat menikmati suasana tsb. No 9 secara resmi masuk rumah baru di Gombel, Semarang tsb pada tgl 11 Agustus 1999.

Papi  dan Mami melancong ke Karawang.

Papi dan Mami. Papi dan mami melancong ke Karawang hari selasa  tanggal 9 Agustus 1999 untuk waktu satu minggu lamanya. Acara pertama nya adalah pijat. No. 5 memanggil tukang pijat wanita yg masih muda dan sangat kuat. Papi dan mami habis2an di kerok sampai merah bergaris-garis. Katanya, papi mau datang ke Karawang karena mau tambal gigi. No. 5 menyediakan  brokoli, ca kangkung, pepes jamur dan sop daging buat papi. Papi saat itu beratnya tinggal 62 kg. Dulu  82 kg. Hilang 20 kg !! Hal itu karena papi sangat ketat dengan dietnya. Kami sendiri-sendiri mengatakan pada papi ttg kelemahan diet itu dan kami mengatakan bahwa papi perlu makan yg lain, sesuai kata dokter. Bukan kata akhli gizi.! Untung papi menurut omongan kami dan papi makan makanan lain diluar diet ketatnya.

No 4 dan bu Hellen ke Solo.

Hari kamis 12 Agustus 1999 yl, No. 4 dan bu Hellen pergi ke Solo untuk bersembahyang bagi arwah almarhum ayah dari bu Hellen. Kami berlibur untuk 3-4 hari saja. Pagi pertama dimulai dengan makan soto Gading. Di Solo, ada semacam soto ayam di daerah Gading yang dinamakan  Soto Gading. Soto itu rasanya lumayan enak, atau mungkin enak sekali deh. Saya tidak mau kehilangan kesempatan untuk pergi ke Soto Gading. Disana kami dapat makan soto beserta tambahannya seperti dideh / saren, sate daging ayam, martabak, telor kecap, tempe goreng, tahu goreng dll. Yang istimewa juga adalah esteh manisnya. Buset itu esteh manisnya sangat enak,rasanya manis sepet, harum baunya.   Udah pernah coba belum ?

Imelda di Dubai.

Email dari Imelda [email  dari Imelda untuk No. 4 ]:

Gimana kabarnya? Saya sekarang ada di Dubai, lagi training untuk 1 bulan,  Hari ini baru sampai disini, jadi belum bisa banyak cerita, yang jelas  kotanya panas banget, banget banget, sekitar 45 derajat celcius, Sekarang  lagi summer nya mereka, kotanya bagus, bersih, ditengah2 kota ada sungai  besar, jadi lumayan cantik. Kenapa saya kesini, karena saya pindah kerja  dari GM ke S [dihapus oleh No. 4], regional head office mereka akan dipindah dari Dubai  ke Jakarta, karena itu mereka hire saya, untuk di tempatkan di Jakarta (Asia  Pacific Regional office mereka yang baru). OK, ya sampai ketemu lagi di  Jakarta ... bye..[Imelda]

Saya Pergi ke Gunung Kawi !!!

Catatan : Sebagian orang mempercayai Gunung Kawi sebagai tempat pesugihan. [ untuk menjadi kaya ].

Saya tidak !! Tetapi Pemilik [ex pemilik?] rokok Bentoel mempercayainya. Oom Liem [ Soei Liong ] juga mempercayainya., dan sebagian orang2 lainnya. Apakah Anda mempercayainya ?  Saya tidak !! Guide yg membantu kami mengatakan bahwa Oom Liem dulu pergi ke G. Kawi untuk dua kali setahun. .Terakhir , anak oom Liem, yaitu Anthony yang pergi kesana. Lalu apa salahnya jika saya pergi kesana untuk tour ? Saya tidak melakukan sembahyang apa2, tidak melakukan ritual apapun. Apakah saya tak boleh kesana ?

Perjalanan kesana membutuhkan waktu tujuh jam perjalanan mobil dari kota Solo. Kota2 kecil yang kami lewati dari Solo  :Solo - Sragen - Ngawi - Merajen - Nganjuk - kediri - blitar - Wlingi - Bendungan Karangkates - Sumberpucung - Kepanjen - Gunung Kawi. Kami berhenti tiap dua jam.  Di Gunung Kawi, ada tiga tempat pemandian umum : Sumber Manggis, Sumber Waras dan Sumber Urip. Kami berjalan  kaki dari hotel tempat kami menginap ke arah  tiga pemandian tsb.Tempat itu sangat sepi. Pada bulan Suro [bulan Jawa] Gunung Kawi sangat penuh dengan wisatawan lokal. Nasi pecel seharga Rp. 1500 per porsi sangat lezat setelah kami berjalan kaki berolah raga……

 

1