1 OKTOBER 1998
-- - BERITA UTAMA
INDEKS :
BERITA UTAMA
TAJUK RENCANA
ATANG RUSWITA
BANDUNG RAYA
JAWA BARAT
NUSANTARA
EKONOMI
OLAHRAGA
ARTIKEL
SURAT PEMBACA

IKLAN MINI BARIS

KONTAK :
REDAKSI
PERUSAHAAN

GRUP PIKIRAN RAKYAT

Dr Wan Azizah Bantah Argumentasi Diktator Mahathir
Dunia Kutuk Pemukulan Anwar

KUALA LUMPUR, (PR).- 
Deputi Perdana Menteri tersingkir, Anwar Ibrahim dihadapkan ke pengadilan atas tuduhan perbuatan sodomi, Rabu (30/9) di tengah meningkatnya keprihatinan internasional atas luka-luka yang dideritanya selama dalam tahanan.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang kian menunjukkan sikap-sikap seorang diktator (memberikan penjelasan tanpa mau melihat bukti), Rabu (30/9) mengatakan, akan menyelidiki tindakan yang menyebabkan Anwar mengalami luka-luka, seraya menambahkan tidak menutup kemungkinan, hal itu dikarenakan perbuatannya sendiri.

Akan tetapi isteri Anwar Ibrahim, Dr.Wan Azizah Wan Ismail di dalam penjelasannya Rabu (30/9) kemarin menyebutkan, ia menolak dugaan kuat Mahathir Mohamad, bahwa bekas luka-luka memar yang diderita Anwar kemungkinan dikarenakan tindakan Anwar sendiri.

"Saya menolak alasan keterangan Mahathir itu. Itu seperti halnya jawaban politis, bukannya penjelasan terperinci mengenai kasus kriminal," tukas Wan Azizah.

Anwar (51) tampil di majelis hakim pengadilan di pinggiran Petaling Jaya dengan tuntutan perbuatan penyimpangan seks yang telah dilakukannya sebanyak lima kali. Lima kali tuduhan tindakan sodomi dan lima kali perbuatan korupsi telah pula dihadapkan ke pengadilan di Kuala Lumpur, Selasa (29/9). 

Ketika tampil pertamakalinya di pengadilan semenjak ditahan pada 20 September lalu, Anwar tampil di hadapan pengadilan dengan sebelah mata membiru dan lengan tangannya menderita luka-luka akibat perlakuan kasar polisi semenjak malam pertama saat ditahan. 

Dalam pengakuannya di pengadilan Anwar mengatakan, dirinya telah dipukuli sampai jatuh pingsan. Dan pengacaranya mengajukan permintaan agar Anwar diperiksa oleh dokter khusus. 

"Anwar mengaku mengalami penderitaan. Ini benar-benar permintaan yang sah dan permitaan yang rasional. Dan hal tersebut merupakan keinginan setiap orang untuk menghindari spekulasi," tutur pengacaranya Chistopher Fernandoi. 

Dalam pengadilan selanjutnya, Anwar diizinkan untuk diperiksa oleh dokter pemerintah. 

Mahathir telah menuduh Anwar melakukan sodomi yang merupakan pelanggaran hukum di negeri Malaysia. Diperkirakan Kamis, (1/10) ini anwar akan diperiksa secara penuh di pengadilan. 

Mahathir di dalam konferensi pers mengatakan, luka-luka tersebut kemungkinan diakibatkan dirinya sendiri karena memancing amarah polisi. 

"Hal ini merupakan keuntungan buat dia. Ia telah memprediksikan dirinya akan disiksa jika ia ditahan dan ini telah menjadi kenyataan. Ia telah mengundang rasa simpati orang," tutur Mahathir. 

Istri Anwar, Azizah telah menolak anggapan tersebut. 

"Saya sangat terkejut, bahwa ia dapat mengatakan begitu tanpa terlebih dahulu melihat keadaan suaminya," tutur Azizah kepada para wartawan.

"Malaysia harus lebih berhati-hati atas kemunduran kebebasan yang fundamental dan perbuatan diktator dari Mahathir, serta memendam pers bagi terlaksananya reformasi. Selain itu tetap menekan tindakan korupsi para pejabat pemerintahannya," tuturnya. 

Azizah mengatakan, Anwar masih mengalami masalah keguncangan dan butuh mendapat perhatian dari seorang neurologist 


HAK CIPTA © PT PIKIRAN RAKYAT BANDUNG, 1997
WEB DIRANCANG DWI SETYADI - BPPTI EDITORIAL
  1