Anwar Mulai Galang Dukungan Publik. UMNO Ingatkan Kampus jangan Terlibat Politik
KUALA LUMPUR (AFP): Anwar Ibrahim mulai mengadakan kampanye untuk menggalang dukungan publik. Di sisi lain, partai berkuasa berusaha agar Anwar tidak berkampanye di mesjid dan universitas.
Anwar yang pekan lalu dicopot dari jabatan menteri keuangan dan wakil perdana menteri, kemarin, menerima delegasi yang mewakili sejumlah organisasi wanita. Sebelumnya, pada pembicaraan publiknya yang pertama sejak tidak lagi duduk dalam kabinet, dia menuduh pemerintah melakukan praktek perkoncoan (cronyism).
Walau disarankan agar membatalkan rencana kunjungannya ke negara bagian tempat dia dilahirkan, Penang, untuk menghindari penangkapan, Anwar sibuk dengan berbagai agenda. Sepanjang hari kemarin, kediamannya di Kuala Lumpur tidak pernah sepi. Mereka yang diterima terdiri dari para pemimpin oposisi dan para pendukungnya di lingkungan Organisasi Nasional Malaysia Bersatu (UMNO), partai berkuasa.
Pada salah satu pertemuan, organisasi wanita paling berpengaruh di Malaysia, menyatakan kaget mendengar bahwa Anwar dituduh terlibat perselingkuhan seksual dan pengkhianatan.
SR Bhupalan, anggota senior dari Organisasi Dewan Wanita Nasional, menyatakan bahwa Anwar menjadi ''domba korban'' untuk rakyat.
Delegasi wanita yang diterima kemarin, mewakili etnik Cina dan Malaysia, serta mencerminkan agama Hindu, Islam, dan Kristen, menyatakan bahwa Anwar mendapat dukungan luas. ''Kami berdoa di gereja untuk Anda,'' kata Ibu Mangalan, kepala Pure Life Society.
Anwar mengawali kampanye untuk reformasi Sabtu malam dengan berbicara di hadapan tidak kurang dari 1.000 orang yang berkumpul di kediamannya. ''Kita harus berjuang untuk keadilan, serta melawan korupsi dan perkoncoan,'' katanya. ''Inilah pesan saya untuk semua partai, untuk seluruh rakyat Malaysia dari semua ras. Kita harus siap meluncurkan reformasi. Perjuangan kita adalah membawa keadilan untuk semua orang-- kaya, miskin, petani, dan buruh. Keadilan tidak oleh hanya untuk kelompok kecil,'' sambungnya.
Anwar, Jumat pekan lalu (4/5), menyatakan akan melakukan perjalanan keliling Malaysia untuk mepertahankan dirinya dari tuduhan perselingkuhan seksual, menerima suap, dan mengancam keamanan nasional. ''Saya tidak akan menyewakan bus dan tidak akan membayar orang untuk menghadiri kampanye saya,'' katanya.
Di sisi lain, UMNO --Anwar dipecat dari UMNO akhir pekan lalu-- memperingatkan seluruh universitas dan pengurus masjid di seluruh Malaysia agar menghindari terlibat dalam politik. Kantor berita Bernama melaporkan, lembaga keagamaan dan pendidikan seharusnya tidak digunakan untuk memperjuangkan kepentingan pribadi individu-individu.
Ketua bagian Penerangan UMNO Muhammad Yusof, mengatakan bahwa Menteri Pendidikan Najib Tun Razak, diharapkan memainkan peranan utama untuk mencegah jangan sampai mahasiswa dimanfaatkan sebagai alat untuk melayani kepentingan pribadi. ''Sudah terbukti di negara lain bahwa gerakan mahasiswa telah dimanfaatkan dengan dalih reformasi untuk menjatuhkan pemimpin negara,'' kata Yusof.
Laporan Bernama juga menyebutkan bahwa sejumlah organisasi mahasiswa telah menyatakan mendukung Anwar. Dan Yusof menyatakan bahwa Anwar dicopot dari jabatannya dan dipecat dari UMNO demi kepentingan nasional.
Selain dugaan polisi, mulai dari perselingkuhan seksual sampai mengancam keamanan negara, sampai kemarin Perdana Menteri Mahathir Muhammad tidak mau menjelaskan latar belakang pemecatan Anwar, selain mengatakan bahwa Anwar ''tidak cocok''. (Agd/W-1)
Hak cipta © 1997-1998 Media Indonesia |