Polisi Malaysia Mulai Selidiki Anwar Ibrahim
KUALA LUMPUR (AFP): Kepolisian Malaysia mulai melakukan investigasi terhadap Anwar Ibrahim. Empat tuduhan terhadap mantan Deputi Perdana Menteri yang baru saja dipecat itu, kemarin didaftar di kepolisian.
Inspektur Jenderal Polisi Abdul Rahim Noor mengatakan, kemarin, salah satu tuduhan terhadap Anwar adalah penipuan untuk lolos dari kasus anak yang lahir di luar nikah.
Anwar, 51, dipecat hari Rabu oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad dalam sebuah pertikaian yang kini memicu krisis politik di negeri jiran itu. Mahathir yang telah lama mempersiapkan Anwar sebagai penggantinya tiba-tiba berubah pikiran karena Anwar yang juga Menteri Keuangan dianggap tidak mengikuti jalan pikirannya mengenai penanganan krisis.
Anwar dipecat bersamaan dengan pengumuman Mahathir bahwa Malaysia memberlakukan kurs tetap terhadap ringgit untuk memerangi spekulasi. Di balik itu pemecatan Anwar dianggap sebagai puncak dari pertikaian politik antara para pendukung Mahathir dan Anwar tentang regenerasi kepemimpinan nasional di Malaysia.
Batalkan tur
Karena investigasi yang mulai dilancarkan itu Anwar kemarin mengumumkan pembatalan rencana tur keliling Malaysia untuk menggelorakan dukungan terhadapnya dalam rangka reformasi di negeri itu. Anwar pernah mengaku reformasi yang ia pikirkan sekarang ini memperoleh inspirasi dari kejatuhan mantan Presiden Soeharto bulan Mei karena demonstrasi mahasiswa.
Merasa dirugikan oleh apa yang dia sebut sebagai persekongkolan tingkat tinggi terhadapnya, Anwar sebenarnya telah menetapkan rencana tur nasional yang dimulai dari basisnya di Penang. ''Tur itu dibatalkan karena Anwar sekarang takut ditangkap,'' kata Adlin Murtadza Zadrib, juru bicara Anwar.
Dalam undang-undang tentang keamanan dalam negeri Malaysia, seseorang bisa ditangkap bila berpidato di depan massa kalau dianggap menghasut atau menggerakkan kekacauan. ''Anwar takut akan hal itu,'' kata Adlin.
Sampai kemarin rumah Anwar di Kuala Lumpur, selain dipadati wartawan yang terus berjaga-jaga, juga dijaga oleh orang-orang yang setia kepadanya. Salah satu yang kemarin mendatangi Anwar adalah Lim Kiat Siang, tokoh oposisi yang memimpin Partai Aksi Demokrasi.
Menurut Lim dia mendesak diadakan sidang parlemen khusus untuk membahas pemecatan Anwar. Selain itu dia juga meminta agar dibentuk komisi independen untuk menyidik semua tuntutan yang kini dilontarkan kepada Anwar, tokoh yang memiliki popularitas kuat di Malaysia karena dianggap berpihak kepada orang kecil.
Selain tuduhan memiliki anak di luar nikah, polisi kini mulai menyelidiki kecurigaan bahwa Anwar telah melakukan serangkaian kegiatan yang membahayakan keamanan nasional.
Dalam kategori membahayakan keamanan nasional itu Anwar akan diselidiki berkenaan dengan intervensinya dalam beberapa kasus yang sedang ditangani kepolisian di masa dia masih berkuasa. Anwar juga dicurigai mengintervensi untuk menghilangkan barang bukti, dan penyalahgunaan kekuasaan.
''Semua tuduhan itu sudah didaftar di kepolisian ketika Anwar belum dipecat. Jadi tidak ada yang baru,'' kata Adlin. Akan tetapi Inspektur Polisi Abdul Rahim Noor menjelaskan kemarin pihaknya menerima laporan baru yang belum bisa dipublikasikan kepada publik kecuali di pengadilan.
Menurut Adlin dalam pekan depan gugatan terhadap Anwar akan mulai digelar di pengadilan. Pemerintah juga sedang mempersiapkan jaksa yang akan memperkarakan Anwar. ''Kami adalah petugas-petugas profesional. Jadi jangan menuduh kami berkomplot,'' kata Noor menampik ejekan wartawan. (Ren/U-1)
k
Hak cipta © 1997-1998 Media Indonesia |