"Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan."
Asbabun-Nuzul
Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ayat ini turun berkenaan dgn Abil Asad yang berdiri di atas kulit yang sudah disamak sambil berkata dengan sombong: "Hai golongan Quraisy, barang siapa yang bisa memindahkan aku dari kulit ini akan kuberi hadiah." Selanjutnya ia berkata: "Muhammad menganggap bahwa penjaga pintu jahanam itu berjumlah 19. Aku sendiri sanggup mengalahkan 10, dan kalian mengalahkan 9 lainnya." Ayat ini turun sebagai sindirian terhadap perbuatan mereka. (Diriwayatkan Ibnu Hatim dari Ikrimah)
Kesombongan Manusia
Tak pantas bagi manusia untuk berlaku sombong. Oleh karena itulah Allah menurunkan ayat tersebut. Sesungguhnya manusia itu diciptakan dari setitik mani dan sel telur. Dikeluarkan dari kemaluan. Serta dalam hidupnya selalu membawa kotoran di ususnya. Setelah mati, mereka jadi tulang yang tidak berdaya apa-apa hingga nanti mereka dibangkitkan di hari pengadilan, agar pahala/ dosa yang mereka perbuat di dunia mendapat ganjaran yang setimpal.
Kita telah menyaksikan begitu banyak manusia-manusia yang jauh lebih besar dari kita, tapi sekarang tidak berdaya. Dulu hidup Fir'aun, Julius Caesar, Isaac Newton, Karl Marx, dll. Tapi sekarang di manakah mereka semua? Mereka semua sekarang jadi tulang yang tidak berdaya.
Tapi meski orang-orang besar itu sudah tidak berdaya di hadapan Allah yang Maha Kuasa, masih banyak pengikut-pengikut (baca: pembebek) mereka yang berlaku sombong terhadap Tuhan. Mereka bukan saja menista Tuhan, tapi juga berusaha mengubah ajaran agama yang diturunkan oleh Tuhan, seolah-olah mereka lebih pintar dari Tuhan. Mungkin jika ajal telah menjemput, baru hati mereka akan terbuka.
Akibat kesombongan orang-orang seperti itu, agama Yahudi dan Nasrani sudah dirubah habis-habisan, sehingga tidak murni lagi. Tapi insya Allah ajaran Islam yang diturunkan untuk mengkoreksi penyimpangan yang terjadi, tetap akan langgeng hingga akhir zaman. Sesungguhnya Allah telah memelihara keaslian Al Qur'an sebagai petunjuk ajaran Islam. Karena itulah di dunia ini terdapat puluhan ribu Hafidz (orang yang hafal Al Qur'an).
Wallahu A'lam bishawab.