Untuk semua pria yang bergelar suami maupun yang bakal menjadi suami... mari kita hayati apa yang terbetik dalam syair dibawah ini.
Untuk Suami Pernikahan ataupun perkawinan, Menyingkap tabir rahasia, Isteri yang Kamu nikahi, Tidaklah semulia Khadijah, Tidaklah setakwa Aisyah, Pun tidak setabah Fatimah, Justru Isterimu hanyalah wanita akhir zaman, Yang punya cita-cita, Menjadi solehah ....... Pernikahan ataupun Perkawinan, Mengajar kita kewajiban bersama, Isteri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya, Isteri ladang tanaman, Kamu pemagarnya, Isteri kiasan ternakan, Kamu gembalanya, Isteri adalah murid, Kamu mursyidnya, Isteri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya, Saat Isteri menjadi madu, Kamu teguklah sepuasnya, Seketika Isteri menjadi racun, Kamulah penawar bisanya, Seandainya Isteri tulang yang bengkok, berhatilah meluruskannya... Pernikahan ataupun Perkawinan, Menginsafkan kita perlunya iman dan takwa, Untuk belajar meniti sabar dan redha, Karena memiliki isteri yang tak sehebat mana, Justeru Kamu akan tersentak dari alpa, Kamu bukanlah Rasulullah, Pun bukanlah Sayidina Ali Karamaullahuwajhah, Cuma suami akhir zaman, Yang berusaha menjadi soleh..... Justru Isterimu hanyalah wanita akhir zaman, Yang punya cita-cita, Menjadi solehah ....... Amin.