![]() |
||
|
FPI MALUKU UTARA MENOLAK REKONSILIASI
http://www.gatra.com/baru/ANTNAS.html#2
Ternate, 26/4. Front Pembela Islam (FPI) Propinsi Maluku Utara melalui
panglima jihadnya H Abubakar Wahid menolak upaya rekonsiliasi yang
dilaksanakan di Maluku Utara maupun di Jakarta.
"Rekonsiliasi jangan dulu dilaksanakan karena tuntutan awal kami adalah
seluruh pengungsi warga muslim harus dikembalikan ke tempat mereka
masing-masing begitu juga hak-hak mereka dikembalikan karena mereka
sudah terusir dan menderita di sini (Ternate-Tidore)," katanya.
Menurut dia, upaya rekonsiliasi akan berjalan secara alamiah jika para
pengungsi dikembalikan ke tempatnya, untuk itu ia meminta pemerintah
agar jangan dulu melakukan rekonsiliasi.
Ia mengatakan jika dalam waktu dekat para pengungsi tidak juga
dikembalikan ke tempat asal mereka, maka ia akan tetap mengerahkan
pasukan jihad ke pulau Halmahera.
Ketika ditanya wartawan tentang rencana keberangkatan pasukan Jihad
tersebut, ia ddak memastikan namun yang jelas pasukannya siap berangkat
apabila para pengungsi masih tinggal di tempat pengungsian.
"Kesemuanya itu tergantung bagaimana upaya Pemda mengembalikan para
pengungsi tersebut," katanya.
Ia juga menyesalkan tindakan sekelompok orang yang mengatasnamakan umat
Islam Maluku Utara untuk melakukan upaya rekonsiliasi.
Penegasan tersebut dikatakannya kembali saat menyampaikan tuntutan dan
aspirasi FPI di gedung DPRD Tingkat II Maluku Utara